TANGSELXPRESS – Proses pencarian hari kelima korban bencana longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, kembali membuahkan hasil, Sabtu (25/1). Tim gabungan, menemukan dua jenazah di area bekas Kafé Allo yang tertimbun material tanah.
Kedua jenazah tersebut ditemukan dalam posisi saling berhimpitan di lokasi yang sebelumnya diidentifikasi sebagai titik dengan kemungkinan korban tinggi dari longsor Pekalongan ini.
Dikutip dari Beritasatu.com, warga setempat menceritakan, saat bencana terjadi, pada Senin (20/1/2025), kafé Allo sedang ramai oleh pengunjung.
Berdasarkan laporan tersebut, tim gabungan memusatkan upaya pencarian di lokasi tersebut hingga akhirnya berhasil menemukan dua korban.
Komandan Kodim Pekalongan sekaligus Ketua Tim Operasi Pencarian, Letkol Inf Rizky Aditya mengonfirmasi kedua jenazah tersebut bernama Tagar Haryanto warga Desa Dinasri Kulon, Kabupaten Batang dan M Nasrullah Amin, warga Buaran, Kabupaten Pekalongan.
Penemuan ini menambah total korban meninggal dunia akibat bencana di Petungkriyono menjadi 25 orang. Sementara itu, jumlah korban luka-luka tercatat 13 orang, dan satu orang masih dinyatakan hilang.
Rizky Aditya menyatakan, hingga saat ini, tidak ada laporan baru dari warga mengenai anggota keluarga yang hilang. Hal ini memberikan indikasi bahwa jumlah korban longsor Pekalongan kemungkinan tidak akan bertambah.
Meski begitu, tim gabungan tetap melanjutkan upaya pencarian untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.
Proses evakuasi longsor Pekalongan terus dilakukan secara intensif dengan mengerahkan alat berat dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, BPBD, dan relawan. Penemuan dua jenazah ini menjadi bukti dedikasi tim gabungan dalam menangani bencana di wilayah Petungkriyono.







