BANJIR yang yang melanda Kabupaten Sukabumi beberapa waktu lalu telah menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Peristiwa ini bukan hanya sekadar bencana alam, melainkan juga cerminan dari permasalahan lingkungan yang kompleks. Artikel ini akan mengupas tuntas penyebab, dampak, dan upaya penanggulangan banjir bandang di Sukabumi, serta memberikan rekomendasi untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang.
Penyebab Banjir Bandang
* Curah Hujan Ekstrem: Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat memicu aliran air yang deras dan menyebabkan sungai meluap.
* Kerusakan Hutan: Deforestasi dan alih fungsi lahan menyebabkan berkurangnya daya serap air tanah sehingga air hujan langsung mengalir ke sungai.
* Sedimentasi Sungai: Akumulasi sedimen di dasar sungai menyempitkan aliran air dan meningkatkan risiko banjir.
* Pembuangan Sampah Sembarangan: Sampah menyumbat saluran air dan memperparah banjir.
* Perubahan Iklim: Pemanasan global menyebabkan pola cuaca menjadi lebih ekstrem dan meningkatkan frekuensi bencana hidrometeorologi.
Dampak Banjir Bandang
* Korban Jiwa dan Material: Banjir menyebabkan korban jiwa, kerusakan rumah, infrastruktur, serta kerugian ekonomi yang besar.
* Kerusakan Lingkungan: Pencemaran air, tanah longsor, dan kerusakan ekosistem.
* Gangguan Aktivitas Masyarakat: Banjir mengganggu aktivitas sehari-hari, pendidikan, dan perekonomian masyarakat.
* Trauma Psikologis: Korban banjir sering mengalami trauma psikologis yang berkepanjangan.
Upaya Penanggulangan
* Tindakan Darurat: Evakuasi, penyaluran bantuan, dan penanganan medis.
* Pemulihan Jangka Pendek: Pembersihan puing-puing, perbaikan infrastruktur dasar, dan pemulihan sanitasi.
* Pembangunan Jangka Panjang: Normalisasi sungai, pembangunan sistem drainase yang memadai, dan pembuatan tanggul penahan banjir.
* Peningkatan Kesiapsiagaan:
Pembentukan sistem peringatan dini, pelatihan masyarakat, dan penyediaan sarana evakuasi.
* Rehabilitasi Lingkungan: Reboisasi, penghijauan, dan pengelolaan sampah yang baik.
Pelajaran dan Langkah ke Depan
* Pentingnya Kolaborasi: Pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait perlu bekerja sama dalam upaya penanggulangan bencana.
* Penguatan Tata Ruang: Perlu adanya tata ruang yang memperhatikan aspek lingkungan dan risiko bencana.
* Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko bencana perlu terus dilakukan.
* Pemanfaatan Teknologi: Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dapat membantu dalam memantau cuaca, memberikan peringatan dini, dan mengelola data bencana.
Kesimpulan
Banjir bandang di Sukabumi adalah peringatan bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Untuk mencegah terjadinya bencana serupa di masa mendatang, diperlukan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan. Kita harus belajar dari peristiwa ini dan mengambil tindakan nyata untuk melindungi lingkungan dan masyarakat.
Penulis:
Suci Putri Priatna
Mahasiswi Universitas Pamulang Prodi Akuntansi
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.







