EMAS sering dipandang sebagai sarana investasi yang tahan terhadap inflasi, krisis ekonomi, dan kondisi politik. Investasi emas adalah salah satu investasi tertua di dunia dan dianggap sebagai pelindung nilai atau safe haven.
Artikel berikut akan memberi tahu Anda cara berinvestasi emas dengan benar.
Berinvestasi emas merupakan kegiatan yang menjadikan emas sebagai sarana investasi. Bentuknya bisa bermacam-macam. Dapat berupa perhiasan emas atau emas batangan. Tujuannya adalah untuk mencapai nilai tambah emas di masa depan.
Keuntungan investasi emas:
– Investasi emas berisiko rendah
Harga logam mulia jarang turun secara signifikan. Mudah untuk di jual kembali. Baik emas batangan maupun perhiasan, emas dapat diamortisasi dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan dengan instrumen investasi lain seperti real estate
Kerugian investasi eemas
– Tidak cocok untuk investasi jangka pendek.
Emas bukanlah sarana investasi jangka pendek, sekalipun Anda membeli Emas Antam. Kenaikan harga emas Antam dalam jangka pendek tidak mampu menutup selisih harga beli dan jual. Harga cenderung melambat ketika ekonomi stabil. (tidak ada inflasi) harga emas biasanya cenderung akan stabil. Tetapi jika ada, biasanya sangat kecil.
– Sedikit dampak nyata pada ekonomi.
Investasi emas tidak berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi.
Risiko investasi emas
Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk memilih emas sebagai investasi. Berikut beberapa risiko investasi emas yang harus Anda waspadai.
– Risiko kerugian
Apalagi jika Anda berinvestasi emas dalam bentuk perhiasan emas.
– Produk Palsu
Hati- hati dengan produk palsu. Kita harus mengetahui paling tidak sedikit ciri-ciri emas asli dan palsu serta perbedaannya satu sama lain.
– Tidak ada pendapatan pasif
Berbeda dengan sarana investasi seperti deposito, obligasi, saham dan real estate yang memiliki keuntungan passive income baik berupa dividen maupun sewa, keuntungan berinvestasi emas hanya selisih antara harga beli dan jual.
Jenis Investasi
Emas batangan Antam
Emas Batangan Antam Emas merupakan salah satu bentuk investasi emas batangan yang paling populer dan dianggap paling menguntungkan. Antam merupakan produk logam mulia yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Selain Antam, sebenarnya masih banyak perusahaan yang memproduksi logam mulia. UBS misalnya.
Perbedaan antara emas Antam dan UBS adalah harga, bentuk fisik, tempat pembelian, ukuran dan sertifikasi. Namun dari segi kandungan keduanya sama dan memiliki kemurnian masing-masing 99,99% dan 24 karat.
Berinvestasi Perhiasan
Apakah perhiasan emas bisa dijadikan sebagai investasi? Jawaban singkatnya adalah ya. Perhiasan emas merupakan salah satu bentuk investasi emas yang sangat diminati terutama oleh kaum wanita. Wajar jika perhiasan emas tidak hanya digunakan sebagai penyimpan nilai, tetapi juga karena bentuknya yang serbaguna dan indah.
Namun, salah satu kerugian berinvestasi perhiasan emas adalah Anda mendapatkan diskon biaya pembuatan perhiasan tersebut, yang dapat mengakibatkan keuntungan Anda berkurang secara signifikan.
Bagaimana cara berinvestasi emas bagi pemula?
Menentukan tujuan investasi Anda
Investasi emas memang tidak cocok untuk jangka pendek, tapi lebih cocok untuk jangka panjang. Setidaknya untuk 5-10 tahun ke depan. Jadi pertama-tama, putuskan untuk apa Anda berinvestasi emas, apakah itu untuk pensiun, liburan, belanja haji, membesarkan anak atau tujuan keuangan lainnya.
Kenali kondisi keuangan Anda
Setelah mengetahui tujuan investasi Anda, saatnya melihat kondisi keuangan Anda. Tujuannya adalah untuk menentukan berapa nominal investasi emas yang bersedia Anda lakukan. Bahkan, cara investasi emas online saat ini sangat terjangkau karena bisa dilakukan hanya dengan Rp50.000 saja. Anda juga bisa melakukannya
Gunakan uang mati
Maksudnya uang mati adalah uang yang memang diperuntukkan untuk menabung dan tidak akan digunakan untuk kebutuhan hidup.
Beli emas perhiasan dengan kadar tinggi
Emas perhiasan memiliki berbagai macam kadar, seperti 375%, 40%, 50%, 70%, 75%, 80%, 90%, 95%, 97%. Jika ingin berinvestasi dengan perhiasan, lebih baik beli emas dengan kadar 70%- 97%.
Kadar kurang dari 70% memiliki harga yang cenderung stabil dalam jangka waktu lama, dan keuntungannya pun akan lebih kecil. Namun jika tetap ingin membeli emas muda ( emas dibawah 70%) pun boleh, jika untuk investasi jangka pendek.
Lebih baik emas batangan
Untuk investasi jangka panjang, saran saya lebih baik membeli emas batangan (referensi saya emas batangan Antam) karena yang saya lihat emas batangan itu memiliki nilai jual tinggi, dan harganya pun stabil cenderung naik. Minimal jangka waktu 5 tahun, emas batangan akan menguntungkan.
Penulis:
Nursaidah Imelda Sari
Mahasiswi Universitas Pamulang
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.







