• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Minggu, 18 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Sejumlah Indikator Ini Bikin Kinerja APBN Semester I Tetap Solid

admin by admin
Juli 24, 2023
in EKONOMI
Reading Time: 2min read
Anggaran Subsidi Energi Tetap Naik Meski Harga BBM Sudah Disesuaikan

Menkeu Sri Mulyani. Foto: BPMI Setpres

64
SHARES
142
VIEWS

TANGSELXPRESS – Kinerja APBN hingga akhir Juni 2023 tetap solid dan baik. Hal itu ditandai dengan total pendapatan negara mencapai Rp1.407,9 triliun atau 57,2 persen dari total target pendapatan negara tahun ini.

Dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Kemenkeu pada Senin (24/7), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai bahwa pertumbuhan pendapatan negara sebesar 5,4 persen dibandingkan tahun lalu ini relatif lebih normal

“Karena sebelumnya kita selalu melihat pendapatan negara pertumbuhannya cukup tinggi yaitu double digit,” ujar Sri Mulyani dalam keterangan yang diterima.

Dari sisi belanja negara, hingga semester 1 2023 telah mencapai Rp1.255,7 triliun atau 41,0 persen dari target APBN tahun ini. Sehingga posisi APBN hingga semester satu terpantau surplus Rp152,3 triliun atau 0,71 persen dari PDB.

BACA JUGA :  Sinar Mas Land Gelar Topping Off Sekolah ACS Jakarta West Campus

“Hingga pertengahan tahun, posisi positif ini memberikan keyakinan bahwa defisit tahun ini masih bisa kita jaga dan bahkan kita turunkan. Bahkan keseimbangan primer di Rp368,2 triliun rupiah ini cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, kondisi perekonomian global yang menunjukkan perlemahan dari negara-negara seperti Amerika, Eropa, Jerman, Prancis, Inggris, Jepang, dan Korea dimana merupakan negara-negara yang selama ini memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian dan perdagangan dunia perlu diwaspadai. Namun, negara-negara seperti Turki, Meksiko, dan termasuk Indonesia terpantau masih dapat terus bertahan pada posisi ekspansi akselerasi.

Meski begitu, dilihat dari sisi nilai ekspor dan impor, Indonesia juga mengalami perlambatan. Ekspor sampai dengan bulan Juni mencapai USD20,61 miliar atau turun 21,2 persen (yoy) dibandingkan tahun lalu. Hal itu dikarenakan menurunnya permintaan terhadap barang ekspor serta harga komoditas yang mengalami koreksi. Selaras, nilai impor juga mengalami penurunan sebesar atau USD17,15 atau 18,3 persen (yoy).

BACA JUGA :  Dari Dapur Rumah ke Etalase Bandara, Ini Kisah Sukses UMKM Bersama Rumah BUMN Binaan BRI

“Meskipun ekspor dan impor dua-duanya kontraksi level atau tingkat ekspor lebih tinggi dari tingkat impor, sehingga neraca perdagangan ekspor dikurangi impor untuk barang mencapai surplus USD3,45 miliar untuk bulan Juni. Secara akumulasi Januari hingga Juni, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus USD19,93 miliar. Ini adalah sebuah prestasi karena kalau kita lihat 38 bulan berturut turut neraca perdagangan kita tetap terjaga surplus,” jelasnya.

Sementara itu, Menkeu juga menyampaikan indikator kinerja APBN lainnya, seperti faktor permintaan dalam negeri Indonesia yang masih menunjukan optimise, mandiri spending index yang telah kembali normal, indeks penjualan triil tumbuh tinggi, PMI Indonesia terpantau ekspansif akseleratif, dan konsumsi listrik bisnis tumbuh kuat.

BACA JUGA :  SIPERIBUN, Salah Satu Upaya Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Industri Kelapa Sawit

Selain itu, neraca perdagangan dan neraca pembayaran secara umum juga tercatat cukup baik, pergerakan nilai tukar rupiah juga masih mengalami apresiasi atau menguat 4,7 persen (ytd) dibandingkan USD, serta kinerja baik pasar surat berharga negara tetap terjaga karena didukung oleh likuiditas domestik yang cukup baik dan capital inflow.

“Banyak negara yang sudah terkoreksi cukup dalam, namun Indonesia masih dalam posisi cukup favorable,” tambahnya.

Tags: apbnkemenkeu
Previous Post

Empat Pemain Andalannya Absen, Pelatih Persija: Banyak yang Harus Dibenahi

Next Post

12 Jam Diperiksa terkait Kasus Ekspor Minyak, Airlangga Hartarto: Saya Telah Menjawab 46 Pertanyaan

Related Posts

Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan Lewat Penerapan Zero Waste dan Dukungan LinkUMKM BRI
ADVERTORIAL

Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan Lewat Penerapan Zero Waste dan Dukungan LinkUMKM BRI

Januari 18, 2026
4k
Berkembang Bersama BRILink Agen, Keluarga di Jepara ini Berhasil Buka Lapangan Pekerjaan bagi Masyarakat Sekitar
ADVERTORIAL

Berkembang Bersama BRILink Agen, Keluarga di Jepara ini Berhasil Buka Lapangan Pekerjaan bagi Masyarakat Sekitar

Januari 17, 2026
3.8k
UMKM Binaan BRI ‘Kain Indonesia by Shifara’, Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Koleksi Office Wear
ADVERTORIAL

UMKM Binaan BRI ‘Kain Indonesia by Shifara’, Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Koleksi Office Wear

Januari 16, 2026
3.9k
Harga Emas Antam Turun Rp6.000, Kini Jadi Rp2.669.000 per Gram
EKONOMI

Harga Emas Antam Turun Rp6.000, Kini Jadi Rp2.669.000 per Gram

Januari 16, 2026
140
Cuan Awal Tahun, Pemegang Saham BBRI Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun Pada 15 Januari
ADVERTORIAL

Cuan Awal Tahun, Pemegang Saham BBRI Terima Dividen Interim Rp20,6 Triliun Pada 15 Januari

Januari 15, 2026
2.9k
Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram
EKONOMI

Rekor Baru Harga Emas Antam, Naik ke Level Rp2.665.000 per Gram

Januari 14, 2026
148
Next Post
12 Jam Diperiksa terkait Kasus Ekspor Minyak, Airlangga Hartarto: Saya Telah Menjawab 46 Pertanyaan

12 Jam Diperiksa terkait Kasus Ekspor Minyak, Airlangga Hartarto: Saya Telah Menjawab 46 Pertanyaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com